Hypothetical Learning Trajectory Pada Materi Perbandingan Senilai Dengan Pendekatan PMRI Konteks Budaya Sumatera Selatan
DOI:
https://doi.org/10.30631/jemst.v6i2.101Kata Kunci:
Perbandingan Senilai, Hypothetical Learning Trajectory, Pendekatan PMRIAbstrak
Hypothetical Learning Trajectory adalah suatu hipotesa atau dugaan pemikiran dan strategi siswa yang
berkembang dari suatu konteks menuju pengetahuan formal pada aktivitas pembelajaran. PMRI merupakan
inovasi pendidikan matematika yang merupakan hasil adaptasi dari Realistic MathematicsEducation (RME)
yang telah diselaraskan dengan kondisi budaya, geografi dan kehidupan masyarakat Indonesia umumnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil lintasan belajar siswa kelas VII pada pembelajaran
matematika materi perbandingan senilai dengan pendekatan PMRI konteks budaya Sumatera Selatan.
Metode yang digunakan adalah Desaign Research. Pendekatan yang digunakan adalalah PMRI dengan
menggunakan Hypothetical Learning Trajectory sebagai hipotesis. Instrumen penelitian menggunakan
rancangan iceberg, rancangan HLT, tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini
adalah aktivitas 1 siswa dapat Menyelesaikan persoalan perbandingan senilai dengan persoalan yang lebih
sederhana dan mudah dipahami dari konteks Kain Songket, Aktivitas 2 siswa menyelesaikan persoalan
banyak Kain Songket yang dihasilkan dan waktu yang dihabiskan dengan bentuk soal yang lebih sederhana,
lalu menganalisis perbandingan senilai, sedangkan aktivitas 3 siswa memisalkan persoalan dengan variable,
menyederhanakan perbandingan lalu mengurangkan dengan Kain Songket yang rusak dan menuliskan dari
jawaban
Referensi
Constraints in the Design and Enactment of Mathematics Teaching. Mathematical
Thinking and Learning , 15, 146–70.
Arends, R. (2017). Learning To teach. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
As’ari, A. R., Tohir, M., Valentino, E., Imron, Z., & Taufiq, I. (2016). Matematika Studi dan
Pengajaran. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
Ayu, F. (2014). Penelitian kualitatif (dasar-dasar dan aplikasi). malang.
Clements, Douglas, H., & Sarama, J. (2014). Learning and Teaching Early Math: The Learning
Trajectories Approach. Routledge.
Depdiknas. (2016). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Direktorat Jendaral
Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan.
Dina Novrika, d. (2016). Desain Pembelajaran Materi Refleksi Menggunakan Motif Kain Batik
Untuk Siswa Kelas VII. Seminar Matematika dan Pendidikan Matematika , 609.
Ellis, A. (2013). Teaching Ratio and Proportion in the Middle Grades. Reston: National Council of
Teachers of Mathematics.
Empson, S. B. (2011). On the Idea of Learning Trajectories: Promises and Pitfalls.
The Mathematics Enthusiast , 8, 571–96.
Fajriyah, E. (2018). Peran Etnomatematika Terkait Konsep Matematika Dalam Mendukung
Literasi. Prisma 1 .
Fuadiah, N. F. (2017). a) Hypothetical Learning Trajectory Pada Pembelajaran Bilangan Negatif
Berdasarkan Teori Situasi Didaktis Di Sekolah



