https://jemst.ftk.uinjambi.ac.id/jemst/issue/feedJEMST (Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology)2026-06-29T08:34:53+00:00Muslimahayatimuslimahayati@uinjambi.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>JEMST (Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology) </strong>(E-ISSN <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2614-1507#">2614-1507</a>) is a journal that contains the results of research and studies of Mathematics Education, Biology Education, Chemistry Education, Physics Education, and Technology and Information. The manuscript are written by Indonesian language. JEMST is published twice in a year, in June and December, by the Faculty of Education and Teacher Training, Islamic State University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.</p>https://jemst.ftk.uinjambi.ac.id/jemst/article/view/187PEMODELAN NILAI MARHUN BIH DALAM PRODUK AR-RAHN BERDASARKAN HARGA EMAS DAN INFLASI: PENDEKATAN REGRESI LINEAR BERGANDA 2026-06-29T08:04:36+00:00Aprijon Aprijonaprijon@uin-suska.ac.idRahmawati Rahmawatirahmawati@uin-suska.ac.idDini Syahranidinisyahrani@gmail.com<p>Produk Ar-Rahn merupakan pembiayaan berasaskan gadaian yang ditawarkan oleh Pegadaian Syariah mengikut prinsip syariah. Penentuan nilai <em>marhun bih</em> sebagai jumlah pembiayaan dipengaruhi oleh pelbagai faktor ekonomi, antaranya harga emas dan kadar inflasi. Kajian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga emas dan kadar inflasi terhadap nilai <em>marhun bih</em> pada produk Ar-Rahn di UPS Pandau Permai Cabang Subrantas menggunakan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan ialah data sekunder yang diperoleh daripada Pegadaian Syariah serta sumber rasmi berkaitan harga emas dan inflasi. Hasil kajian menunjukkan bahawa harga emas dan kadar inflasi secara serentak berpengaruh signifikan terhadap nilai <em>marhun bih</em>. Model regresi yang dibangunkan mempunyai pekali penentuan <strong>(</strong>R²<strong>)</strong> sebanyak 0.977<strong>,</strong> yang bermaksud 97.7% variasi nilai <em>marhun bih</em> dapat dijelaskan oleh kedua-dua pemboleh ubah tersebut, manakala selebihnya 2.3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Dapatan ini menunjukkan bahawa harga emas dan kadar inflasi merupakan faktor utama dalam menentukan nilai <em>marhun bih</em>, sekali gus dapat dijadikan asas dalam penentuan jumlah pembiayaan yang lebih tepat dan berkesan.</p>2026-06-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 JEMST (Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology)https://jemst.ftk.uinjambi.ac.id/jemst/article/view/188PENERAPAN METODE K-MEANS CLUSTERING DALAM PENGELOMPOKAN HASIL PRODUKSI PABRIK KELAPA SAWIT DI PERAWANG 2026-06-29T08:34:53+00:00Lira Maylia Purwaningsih12350421747@students.uin-suska.ac.idRahmawati Rahmawatirahmawati@uin-suska.ac.idRahmadeni Rahmadenirahmadeni@uin-suska.ac.idAprijon Aprijonaprijon@uin-suska.ac.id<p> </p> <p>Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menghasilkan data produksi yang terus bertambah dan memiliki karakteristik yang beragam, sehingga diperlukan suatu metode untuk mengelompokkan data berdasarkan tingkat kemiripannya. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan data hasil produksi PT Perawang Agro Sejahtera periode 01 November 2025 sampai 24 Januari 2026 berdasarkan variabel Tandan Buah Segar (TBS), Crude Palm Oil (CPO), Kernel, dan Cangkang. Tahapan penelitian meliputi normalisasi data menggunakan metode Min-Max, penentuan jumlah cluster, penentuan centroid awal, perhitungan jarak menggunakan Euclidean Distance, serta proses iterasi hingga mencapai kondisi konvergen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses clustering mencapai konvergen pada iterasi ke-7 dan menghasilkan tiga cluster, yaitu produksi tinggi sebanyak 46 data, produksi sedang sebanyak 1 data, dan produksi rendah sebanyak 27 data. Hasil pengelompokan ini dapat digunakan sebagai informasi pendukung dalam evaluasi, monitoring, dan pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi serta menjaga kestabilan produksi perusahaan.</p>2026-06-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 JEMST (Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology)