Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Connecting, Organizing, Reflecting and Extending (CORE) Terhadap Hasil Belajar IPA Terpadu Siswa Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 29 Tanjung Jabung Timur
DOI:
https://doi.org/10.30631/jemst.v3i2.33Abstract
Penelitianinibertujuanuntukmembuktikanadatidaknyapengaruh model pembelajaranConnecting, Organizing, Reflecting and Extending (CORE) terhadaphasilbelajar IPA Terpadusiswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 29 Tanjung JabungTimur.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen yaitu Posttest Only Control Design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri 50 siswa.Sampling yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol.Teknik pengumpulan data menggunakan soal objektif pilihan ganda. Dari hasil analisis data, rata-rata hasil nilai post test kelas eksperimen adalah 78,1dan kelas kontrol nilai rata-rata hasil belajar adalah 71,1. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan uji “t” maka nilai “t” yang diperoleh adalah 2,779 dan lebih besar dari ttabel (baik pada taraf signifikan 5% maupun dari taraf 1% artinya 2,01<2,779>1,68, maka Ha (hipotesis alternatif). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran Connecting, Organizing,Reflecting and Extending (CORE) terhadap hasil belajar IPA Terpadu siswa kelas VIII B di Sekolah Menengah Pertama Negeri 29 Tanjung JabungTimur.
.png)





